Senin, 15 Agustus 2016

HEMAT

Ada salah satu orang yang saya incer banget untuk bisa gabung dalam organisasi saya. Pemuda ini usianya 42 tahun an. Dunia profesionalnya adalah direktur operasional, bidang usahanya heavy industry. Kenapa saya belum ambil dia gabung dengan saya?
Nomor satu karena saya belum punya perusahaan heavy industry juga saya belum punya perusahaan berjumlah masif tenaga kerja di atas 5000 orang dalam satu perusahaan. Tapi tetap saja saya incer banget dia menjadi team saya. Jadi bayangkan, demi orang ini gabung dengan saya, saya berusaha keras membuat usaha yang cocok buat dirinya.
Nah aneh ngak tuh!.
Tapi keburu suka sama dia bagaimana dong? Keburu suka sama team di bawahnya bagaimana dong?
Banyak yang saya sukai dari manuvernya mengelola perusahaan anak muda ini. salah satunya adalah ketika dia tahun lalu pindah kerja menjadi direktur operasi sebuah perusahaan dengan karyawan 8000 orang. Yang memiliki wilayah kerja tersebar di 5 wilayah indonesia. Yang dilakukan dalam 1 tahun pertama adalah melakukan efisiensi besar-besaran.
Sebagaimana banyak sahabat ketahui, bahwa dalam revenue penjualan biasanya 12-13% adalah unsur salary SDM. Ini adalah rumusan umum. Misalnya, penjualan revenue Perusahaan adalah 10 milyar pertahun, maka gajih direksi hingga level terbawah karyawan kira-kira 1,3 milyar pertahun. Lebih dari angka itu perusahaan di sebut kegemukan biaya karyawannya. Walau memang ada lagi banyak faktor menentu misalnya bidang tertentu punya skala tertentu. Saya menyederhanakan rata-rata agar faham.
Dan, biaya SDM 12-13% itu bisa naik menjadi di atas angka tersebut namun jika produktifitas produktifitas tidak ikut naik maka akan bahaya perusahaannya. Atau perusahaan tidak efisien. Itu bisa bikin bangkrut.
Contoh, seorang karyawan bersalary 4 juta. Tahun depan naik 10% menjadi 4,4 juta, alalu tahun depannya lagi menjadi 4,84 juta. Tahun depannnya lagi tahun ketiga menjadi 5,35 juta. Dan begitu seterusnya.
Bisa di bayangkan kalau rata-rata pekerja berusia 45 tahun dan telah bergabung di perusahaan selama 12 tahun. Gajih mereka yang dengan skill dan posisi biasa saja bisa 8-10 juta. Sementara pekerjaan tersebut bisa di kerjakan oleh mereka yang berpengalaman 3 tahunan dengan salary 5 jutaan.
Maka , ketika tahun lalu dia menjabat direktur operasi, yang dilakukan adalah, menurunkan rata-rata usia karyawan dari 45 tahun menjadi 32 tahun. Dan ini menurunkan angka biaya fix cost salary dari 17% ke 11%.
Bagi mereka yang yang menerima paket rasionalisasi diberi golden shake hand, pesangon di atas peraturan depnaker. Yang ternyata tidak lebih 0,7 % dari revenue untuk merasionalisasikan 1500 orang karywan. Jadi saat ini, pegawai turun dari 8000 ke 6500 orang. Usia rata-rata pegawai turun. Biaya karyawan turun, dari 17% ke 11% dan Sales naik karena tenaga muda masih bersemangat bekerjanya. Ngak mudah loh di pasaran profesional cari orang sperti ini. makanya saya kerja keras buat mengambil dia . hahaha # may peace be upon us

Tidak ada komentar:

Posting Komentar