saya tidak beranggapan bahwa freeport saat ini berusaha melempar bola panas untuk mengadu eksekutif,legislatif dan yudikatif di indonesia. kalaupun ternyata iya,sebenarnya bisa jadi berkah juga.
ini kan bisa jadi kritik.bahwa ternyata legislatif itu sebenernya bermain dengan korporat.legislatif dalam budaya demokrasi yang sekarang itu wadah dari pemilik modal yang berinvestasi di ranah politik.
rente berupa akses ke investor atau perusahaan industri ekstraktif yang bercokol di indonesia akan selamanya dimanfaatkan untuk klik kelompok.
sebenernya nggak satu parpol atau person,bisa jadi semuanya atau sudah jadi pola umum.kalau mau dibilang freeport mengadu,supaya kita menyalahkan legislatif, ya nggak bisa begitu.mereka itu kan gampangnya cuma 'pedagang'.
yang maunya untung,siapapun presidennya dan berapapun komposisi partai yang berada di legislatif.
jika seumpama menganggap freeport itu musuh,saya bersyukur kali ini musuh itu menunjuk apa yang buruk,dan apa yang busuk dalam pemerintahan yang berjalan sekarang.
sebenernya dengan beredarnya ini berita rakyat nggak rugi kok, yang rugi adalah mereka yang kredibilitasnya cemar karena gaya permainannya diungkap.
"tapi kredibilitas legislatif itu kan esensial dalam sebuah negara demokrasi"
hal ini biasanya terlontar dalam batin yang merasa bahwa. wakil rakyat dalam demokrasi representatif itu adalah wakil rakyat sesungguhnya. atau mungkin punya pertalian kepentingan dengannya, sehingga mau nggak mau harus loyal.
hal ini biasanya terlontar dalam batin yang merasa bahwa. wakil rakyat dalam demokrasi representatif itu adalah wakil rakyat sesungguhnya. atau mungkin punya pertalian kepentingan dengannya, sehingga mau nggak mau harus loyal.
padahal sayangnya nggak demikian kebanyakan wakil rakyat itu kan bernaung dalam sebuah organisasi yang bernama parpol, dan parpol sisi gelapnya sebagai apa yang katanya wadah aspirasi sebenarnya adalah korporat juga, dimana mereka menjual isu atau sebuah derajat urgensi supaya rakyat memberikan suaranya.
ini tidak untuk menyudutkan mereka yang berada dalam posisi oposisi, it's works both ways.
baidewei saya bukan santo, berhubung saya nggak punya modal buat bikin parpol makanya sayanya bilang,hahaha